Inggris Khawatir Oksimeter Bias Rasial, Maksudnya?

  • Bagikan
Pulse oximeter menjadi alat yang direkomendasikan ada di rumah semasa pandemi Covid-19. Pembacaannya bisa kurang akurat pada orang berkulit gelap.

Oksimeter nadi dikhawatirkan memiliki bias rasial.

LONDON — Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid telah mengumumkan penyelidikan terhadap pengembangan oksimeter yang diduga bias rasial secara sistemik. Perangkat medis yang penting saat pandemi Covid-19 ini dikembangkan di negara yang didominasi kulit putih.


Penyelidikan dilakukan di tengah kekhawatiran pembacaan oksimeter mungkin kurang akurat untuk orang yang memiliki warna kulit gelap. Inggris berencana untuk menggandeng Amerika Serikat dalam mengidentifikasi penyebab orang dari ras maupun etnis minoritas memiliki kondisi kesehatan yang lebih buruk.

Temuan tersebut telah menimbulkan kekhawatiran bahwa orang-orang dari kelompok etnis tertentu yang mungkin terinfeksi Covid-19, namun tidak terdiagnosis dengan akurat. Hal itu berpotensi menyebabkan ribuan kematian yang seharusnya bisa dihindari.

  • Bagikan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments