Yordania Kecam Rencana Israel Bangun Komplek di Tepi Barat

  • Bagikan
Pengunjuk rasa Palestina menyaksikan pasukan Israel selama bentrokan setelah demonstrasi menentang permukiman Israel di desa Kofr Qadom, dekat kota Nablus, Tepi Barat utara, 1 Januari 2021.

“Pembangunan permukiman dan penyitaan umum tanah Palestina adalah tidaksah,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Haitham Abu al-Ful seperti dikutip laman Aljazirah, Senin (25/10).Permukiman baru tersebut menambah lebih dari 2.000 tempat tinggal di Tepi Barat yang diduduki. Sekitar 475 ribu orang Yahudi Israel tinggal di permukiman di Tepi Barat yang diduduki. Menurut hukum internasional, permukiman tersebut dianggap ilegal.

Menteri Perumahan Israel Zeev Elkin mengatakan visi Zionis untuk memperkuat kehadiran Yahudi di Tepi Barat sangatlah penting. Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh meminta negara-negara lain terlebih Amerika Serikat (AS) untuk menghadapi Israel atas agresi yang ditimbulkan oleh pembangunan pemukiman bagi rakyat Palestina.

Kelompok anti-pendudukan Peace Now menyebut pengumuman Israel pada Ahad membuktikan koalisi ideologis Bennett yang beragam menggantikan pemerintah pro-permukiman mantan perdana menteri Benjamin Netanyahu. Menurut mereka ini bukanlah pemerintah perubahan.

“Pemerintah ini jelas melanjutkan kebijakan aneksasi de facto Netanyahu,” kata Peace Now. Kelompok itu menyerukan mitra pemerintahan sayap kiri Naftali Bennett, Partai Buruh, dan Meretz untuk bangun dan menuntut pembangunan liar di permukiman segera dihentikan.

Seorang ilmuwan politik di Universitas Bar Ilan, Moshe Hellinger, mengatakan,faksi sayap kanan dalam koalisi delapan partai Bennett perlu menunjukkan kepada pemilih mereka bahwa mereka membela kepentingan meskipun berada dalam koalisi kiri. “Mempertahankan koalisi, yang mencakup partai Israel, akan mengharuskan semua pihak menelan pahit,” ujarnya.

Perdana Menteri Naftali Bennett merupakan mantan kepala kelompok lobi pemukim. Dia menentang kenegaraan Palestina. Dia juga telah mengesampingkan pembicaraan damai secara formal dengan Otoritas Palestina. Bennett menegaskan dia lebih memilih fokus pada perbaikan ekonomi ketimbang berdialog dengan Palestina.

Perluasan Permukiman

  • Bagikan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments