Identitas Korban Pembunuhan Berantai 37 Tahun Lalu Terungkap

  • Bagikan
Ilustrasi pembunuhan. Korban pembunuhan berantai di Alaska berhasil diidentifikasi lewat tes DNA.

Korban pembunuhan berantai di Alaska berhasil diidentifikasi lewat tes DNA

ANCHORAGE — Unit Investigasi Kasus Dingin Biro Investigasi Alaska mengumumkan seorang perempuan yang dikenal selama 37 tahun hanya sebagai Horseshoe Harriet telah diidentifikasi melalui silsilah genetik dan pencocokan DNA. Dia adalah satu dari selusin korban pembunuhan berantai Alaska yang terkenal, Robert Hansen.

Korban diidentifikasi sebagai Robin Pelkey yang berusia 19 tahun. Dia tinggal di jalanan Anchorage ketika dibunuh oleh Hansen pada awal 1980-an.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua polisi, penyelidik, dan analis yang telah bekerja keras dalam kasus ini selama 37 tahun terakhir. Tanpa kerja keras dan keuletan mereka, identitas Pelkey mungkin tidak akan pernah diketahui,” kata Komisaris Departemen Keamanan Publik Alaska James Cockrell dalam sebuah pernyataan.

Dari beberapa sisa-sisa kerangka yang ditemukan pada 1984, Pelsky ditemukan tergeletak di tanah dekat Danau Horseshoe, dekat Sungai Little Susitna hanya beberapa mil barat laut Anchorage. Tidak ada identitas pada tubuh yang kemudian dikenal sebagai Horseshoe Harriet.

Hansen mengatakan kepada penyelidik bahwa perempuan itu seorang pekerja seks yang diculik dari pusat kota Anchorage sekitar musim dingin 1983. Dia mengatakan kepada penyelidik bahwa dia menerbangkannya ke danau dengan pesawat kecilnya, membunuhnya, dan membuang mayatnya. Dia tidak tahu namanya atau banyak hal lain tentang korban itu.

  • Bagikan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments