Finlandia Sesalkan Langkah Turki Usir 10 Dubes Barat

  • Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkritik keras seruan pembebasan Osman Kavala yang disuarakan 10 negara Barat. Ilustrasi.

Erdogan kritik keras seruan pembebasan Osman Kavala yang disuarakan 10 negara Barat

HELSINKI – Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin menyesalkan keputusan Turki mengusir 10 duta besar negara Barat. Menurutnya, itu merupakan reaksi keras dari Presiden Recep Tayyip Erdogan.

“Ini adalah situasi yang sangat disesalkan. Kami menganggap penting bahwa keputusan Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) Eropa dihormati dan dipatuhi dan karena itu menyerukan pembebasan aktivis HAM ini,” kata Marin pada Ahad (24/10) dikutip laman Euronews.

Dia mengungkapkan saat ini negaranya terlibat dalam dialog dengan pejabat-pejabat Turki. Finlandia sedang menunggu informasi lebih lanjut dari Ankara sebelum menarik kesimpulan.

Sebelumnya, sepuluh negara Barat yakni Prancis, Jerman, Belanda, Kanada, Denmark, Swedia, Finlandia, Norwegia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat (AS) menyerukan Turki membebaskan pengusaha sekaligus aktivis Osman Kavala. Dia dipenjara pada 2017 meskipun tak dihukum karena kejahatan.

  • Bagikan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments