Kubu Moeldoko Masih Bantah Soal Bagi-Bagi Uang dan Ponsel

  • Bagikan
Moeldoko (tengah) tiba di lokasi Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Berdasarkan hasil KLB, Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025.

Salah satu peserta KLB mengaku dijanjikan Rp 100 juta namun hanya menerima Rp 5 juta.

JAKARTA — Juru Bicara Partai Demokrat KLB Deli Serdang, Muhammad Rahmad, membantah tuduhan Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyebut Moeldoko bagi-bagi handphone dan uang sebelum kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat digelar. Rahmad menilai tudingan tersebut merupakan skenario sesat.

“Terkait pemberitaan tersebut, perlu kami tegaskan bahwa Pak Moeldoko tidak pernah membagi-bagi uang dan ponsel sebelum KLB Deli Serdang dan tidak ada satu fakta pun yang menunjukkan Pak Moeldoko membagi-bagikan uang dan ponsel sebagaimana yang dituduhkan. Itu adalah karangan bebas, skenario sesat, yang dengan sengaja membuat fitnah dan berita bohong,” kata Rahmad dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/10).

Rahmad mengatakan KLB Partai Demokrat di Deli Serdang diselenggarakan oleh DPC, DPD dan kader-kader Partai Demokrat. Pak Moeldoko bukan penyelenggara, dan bukan pula donatur KLB Deli Serdang.

“Pak Moeldoko hanya diminta oleh peserta KLB untuk jadi Ketua Umum Partai Demokrat. Oleh sebab itu, kubu AHY telah memfitnah, telah menebarkan berita bohong dan telah mencemarkan nama baik seseorang yang bisa bermuara ke tindak pidana pencemaran nama baik,” tegasnya.

Dirinya meminta kubu AHY untuk segera mengklarifikasi pernyataan tersebut dan meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Indonesia, untuk tidak lagi menebarkan fitnah dan berita bohong. Kubu Moeldoko mengaku sangat menghargai perbedaan pendapat, menghormati proses demokrasi dan hukum, akan tetapi tidak boleh menebar fitnah, menebar berita bohong atau menyerang pribadi.

“Itu adalah perbuatan tidak terpuji, tidak terdidik, dan itu adalah langkah mundur dalam berdemokrasi,” ucapnya.

  • Bagikan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments