Mahasiswa Hadirkan Peluang Usaha dari Kebijakan Pemerintah

  • Bagikan
Khodijah, mahasiswa Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Tegal. Ia membuka usaha dengan mencoba memproduksi sendiri masker kain, dengan berbagai kreasi dan inovasi yang ditawarkan.

Peran BSI Entrepreneur mendukung mahasiswa menjalankan bisnis dari kecil hingga besar

TEGAL — Pandemi Covid-19 mewajibkan pemerintah menggunakan masker. Peraturan tersebut juga membuat harga masker melambung tinggi karena barangnya langka.

Banyaknya permintaan pasar akan masker, juga menghadirkan peluang untuk membuka usaha atau produksi akan masker semakin terbuka. Kesempatan tersebut tak dilewatkan Khodijah, mahasiswa Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Tegal. Ia membuka usaha dengan mencoba memproduksi sendiri masker kain, dengan berbagai kreasi dan inovasi yang ditawarkan.

“Kondisi pandemi, awal-awal dengan peraturan yang mengharuskan untuk memakai masker, pasokan masker sangat langka. Aku manfaatin dan berpikir untuk bikin masker kain aja kali ya, tapi dengan berbagai motif menarik,” katanya, Kamis (14/10).

Usahanya tersebut, ia buka sejak awal terjadinya pandemi, pada April 2020 silam. Penghasilan yang ia dapatkan, mencapai jutaan rupiah perbulannya.

Dalam menjalani bisnisnya itu, Khodijah kadang sering merasa pesimis, karena sambil mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi. Namun, rasa pesimisnya itu, bisa hilang dengan keseriusannya menjalani bisnis ini.

“Awalnya aku memasarkan produknya ke orang-orang terdekat. Sampai akhirnya mempromosikan lewat media sosial, seperti Instagram, Whatsapp dan Facebook, banyak pelanggan dari sana,” tambahnya.

  • Bagikan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments