Sydney Lockdown, Qantas Berhentikan Sementara 2.500 Staf

  • Bagikan
Pesawat Qantas. Qantas menyatakan akan memberhentikan sementara 2.500 staf akibat wabah varian Delta yang membuat banyak penerbangan dibatalkan.

Varian Delta terbaru telah menyebabkan ribuan penerbangan dibatalkan.

 SYDNEY — Qantas mengatakan akan memberhentikan sementara 2.500 staf karena lockdown di Sydney berdampak pada perjalanan udara di seluruh Australia.

Kebijakan pemberhentian sementara yang berlaku untuk pilot, awak, dan pekerja bandara ini akan berlangsung setidaknya selama dua bulan, kata Qantar dilansir di BBC, Selasa (3/8).

Qantas mengatakan akan membayar staf hingga pertengahan Agustus. Setelah itu mereka dapat mengajukan pembayaran dukungan pemerintah.

Sejak Juni, wabah Covid baru telah memaksa sebagian besar negara bagian Australia untuk memberlakukan kembali pembatasan. Varian Delta yang sangat menular telah memaksa lockdown di beberapa kota dan beberapa penutupan perbatasan negara bagian. 

Situasi paling parah terjadi di Sydney. Ada sekitar 200 infeksi baru setiap hari, meskipun telah dilakukan lockdown sejak 26 Juni. Hampir semua negara bagian telah melarang pelancong dari kota terbesar di Australia itu.

CEO Qantas Alan Joyce mengatakan, wabah Delta terbaru telah menyebabkan ribuan penerbangan dibatalkan. Qantas dan maskapai berbiaya hemat miliknya, Jetstar, telah kehilangan sekitar 60 persen bisnis domestik mereka dari Mei hingga Juli.

  • Bagikan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments