Kenali Penyebab Tekanan Ban Berkurang

  • Bagikan
Montir memperbaiki mobil.  ilustrasi

Tekanan udara pada ban bisa berkurang baik karena faktor internal maupun eksternal.

 JAKARTA — Pengendara dianjurkan untuk selalu memperhatikan tekanan udara pada ban mobil. Sebab, tekanan udara pada ban berpotensi mengalami penurunan. Jika tekanan ban berkurang, maka hal ini bisa menimbulkan sejumlah dampak negatif.

Aftersales Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara mengatakan, tekanan udara pada ban bisa berkurang baik karena faktor internal dari ban itu sendiri maupun karena faktor eksternal.

Untuk faktor internal, ban bisa mengalami penurunan tekanan udara karena ban terbuat dari karet yang memiliki pori-pori. Meski sangat kecil, tapi pori-pori itu bisa membuat udara dalam ban keluar secara bertahap.

“Apalagi jika kendaraan lama tak digunakan. Jadi hal inilah yang membuat kendaraan yang lama tak digunakan sangat berpotensi mengalami penurunan tekanan udara pada ban,” kata Nur Imansyah Tara dalam keterangan pers kepada Republika.co.id pada Sabtu (31/7).

Selain itu, penurunan tekanan udara juga bisa disebabkan oleh adanya kebocoran pada ban. Mengingat, ban mobil juga berpotensi mengalami kejadian yang biasa disebut dengan bocor halus.

Disebut dengan bocor halus karena kebocoranya bersifat sangat minim tapi lama-kelamaan bisa membuat tekanan udara berkurang secara signifikan. Biasanya, hal ini terjadi karena ada benda tajam yang menusuk permukaan ban atau ada bekas tambalan yang terlepas.

  • Bagikan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments