Kasus Positif Covid-19 di Sydney Tetap Melonjak

  • Bagikan
Karantina Covid-19 Sydney Diperpanjang Sepekan Lagi. Suasana jalanan yang sepi di kawasan pusat bisnis Sydney, Australia, Selasa (29/6). Lebih dari lima juta orang di Sydney dan sekitarnya telah memberlakukan lockdown selama 14 hari untuk mengurangi penyebaran wabah virus Covid-19. EPA-EFE/MICK TSIKAS AUSTRALIA AND NEW ZEALAND OUTPutra M. Akbar

Jumlah infeksi di Sydney masih naik tajam meski pemerintah sudah terapkan lockdown

SYDNEY — Pihak berwenang kesehatan Australia melaporkan angka kasus infeksi harian Covid-19 di Sydney tetap melonjak tajam. Jumlah infeksi masih naik tajam meski pemerintah sudah menerapkan karantina wilayah atau lockdown di kota terbesar di Negeri Kangguru tersebut.

Pada Senin (12/7) Negara Bagian New South Wales (NSW) melaporkan 112 kasus infeksi baru yang sebagian besar terjadi di Sydney. Kasus positif sudah mencetak rekor setidaknya selama tiga hari.

Namun muncul secercah harapan ketika jumlah kasus infeksi baru di luar kota itu pada Ahad (11/7) kemarin menurun dari 45 menjadi 34. Perdana Menteri NSW Gladys Berejiklian mengatakan perkembangan beberapa hari ke depan akan menentukan apakah karantina wilayah di Sydney yang berakhir Jumat (16/7) mendatang dilanjutkan atau tidak.

“Angka yang kami perlukan adalah angka yang paling mendekati nol, itu semua tergantung pada kita. Pakar kesehatan sudah memberi saran berdasarkan angka-angka tersebut, tidak bisa lebih jelas dari itu,” kata Berejiklian dalam pidatonya yang disiarkan televisi.

Berejiklian mengatakan mayoritas kasus Senin ini terjadi pada anggota keluarga atau teman dekat orang-orang yang terinfeksi. Ia meminta masyarakat untuk mematuhi peraturan karantina wilayah yang sudah berlaku selama tiga pekan.

Peraturan itu menutup sekolah-sekolah dan melarang pertemuan lebih dari dua orang. Masyarakat juga diminta untuk tidak meninggalkan rumah kecuali untuk keperluan yang sangat penting termasuk bekerja atau belanja kebutuhan pokok.

Sebelumnya Australia dianggap sudah berhasil menghilangkan wabah virus corona melalui penutupan perbatasan, pelacakan orang yang terinfeksi. dan peraturan pembatasan sosial yang ketat. Sejak awal pandemi Negeri Kangguru hanya melaporkan sekitar 31.200 kasus infeksi dan 911 kasus kematian.

Kondisi Australia itu jauh lebih baik dibandingkan negara perekonomian maju lainnya. Namun varian Delta menyebar dengan cepat di Sydney.

  • Bagikan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments