Mengenal Kohlrabi, Sayuran Peningkat Imun dan Cegah Kanker

  • Bagikan
Kohlrabi tergolong sayuran keluarga

Kohlrabi tergolong sayuran keluarga ‘kol’ dengan rasa manis dan pedas.

JAKARTA — Di tengah pandemi Covid-19 yang masih merebak, asupan nutrisi menjadi penting, di samping patuh protokol kesehatan. Makanan alami bisa menjadi alternatif selain vitamin yang dikonsumsi.

Sayuran jenis kohlrabi, contohnya, merupakan asupan yang dibutuhkan saat ini. Berasal dari kata Jerman “kohl” untuk kubis dan “rabi” untuk lobak, sayuran unik dalam keluarga kol ini punya rasa manis dan pedas.

Kohlrabi adalah pembangkit tenaga rahasia vitamin, mineral, dan nutrisi lain yang dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Menurut USDA, satu cangkir kohlrabi mentah mengandung 83,7 mg vitamin C dan 0,203 mg vitamin B-6, keduanya merupakan porsi vitamin esensial yang mengesankan, dilansir laman firstforwomen, Senin (28/6).

Vitamin C sangat penting untuk pertahanan kekebalan karena mendorong produksi sel darah putih tertentu dan bekerja sebagai antioksidan untuk mengurangi peradangan dan stres oksidatif, menurut penelitian dalam Journal of Leukocyte Biology and Nutrients. Sebagaimana dijelaskan dalam studi lain dari Journal of Immunology Research, vitamin B-6 meningkatkan respons sistem kekebalan terhadap berbagai penyakit dengan mempromosikan produksi sel T, atau sel-sel dalam sistem kekebalan yang merespons partikel asing tertentu.

Selain mengandung nutrisi penting lainnya, seperti vitamin A, folat, magnesium, mangan, dan potasium, kohlrabi merupakan sumber penting senyawa tanaman kuat yang dapat mengurangi peradangan dalam tubuh. Senyawa ini termasuk anthocyanin, glucosinolates, dan isothiocyanates, yang merupakan fitokimia yang diketahui dapat menurunkan risiko kanker tertentu, kanker usus besar dan prostat, menurut Journal of Preventive Nutrition and Food Science, Journal of Agricultural and Food Chemistry.

  • Bagikan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments