Jelang Lockdown, Transportasi Umum di Bangladesh Dihentikan

  • Bagikan
Seorang warga menggunakan payung saat menaiki becak di Dhaka, Bangladesh. Ilustrasi.

Pengumuman lockdown membuat pekerja migran mudik ke kampung halaman dari Dhaka

DHAKA — Ribuan orang memenuhi jalan-jalan di ibu kota Bangladesh ketika pihak berwenang menghentikan hampir semua transportasi umum. Tindakan ini dilakukan sebelum karantina wilayah atau lockdown besar-besaran mulai diberlakukan untuk menekan penyebaran infeksi Covid-19.

Pengumuman lockdown membuat pekerja migran berbondong-bondong mudik ke kampung halaman mereka dari Dhaka pada Ahad (27/6). Puluhan ribu orang berdesakan di feri untuk menyeberangi sungai. Pelaksanaan aturan karantina membuat ribuan pekerja di Dhaka terpaksa berjalan kaki ke kantor mereka pada Senin (28/6) di musim panas yang terik.

Kerumunan orang berjalan kaki di jalanan utama Dhaka pada Senin pagi. Sebagian besar tempat kerja akan ditutup mulai Rabu (30/6). Becak sepeda diizinkan beroperasi pada Ahad malam. Akan tetapi tarif telah melonjak tajam.

“Saya mulai berjalan pada pukul 07.00.  Saya tidak bisa mendapatkan bus atau kendaraan lain. Saya tidak mampu naik becak,” kata Shefali Begum yang hendak pergi ke rumah putrinya di Dhaka tengah, dilansir Aljazirah.

  • Bagikan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments