Tempat Wisata di Madiun Yang Wajib Dikunjungi Saat Berlibur!

Kota Madiun adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini terletak 160 km sebelah barat Surabaya, atau 111 km sebelah timur Surakarta, Jawa Tengah. Di kota ini terdapat pusat industri kereta api (INKA). Madiun dikenal memiliki Lapangan Terbang Iswahyudi, yakni salah satu pangkalan utama AURI, meski sebenarnya terletak di Kabupaten Magetan.

KOTA KARISMATIK MADIUN

Madiun memiliki julukan Kota Gadis, Kota Brem, Kota Pelajar, Kota Sepur, Kota Pecel, Kota Budaya, Kota Sastra, dan Kota Industri. Dan yang saat ini lagi dikenal yaitu Madiun Kota Karismatik.

Berbicara tentang Madiun pasti juga tidak akan asyik kalau tidak mengetahui tempat wisatanya..

1. Taman Wisata Umbul

Taman wisata Umbul ini terletak di Desa Glonggong, Kecamatan Dolopo yang berjarak 20 kilometer dari kota Madiun ke arah selatan.

Taman wisata umbul

Pernah menjadi tempat wisata yang paling populer pada tahun 1970-an hingga 1990-an. Kemudian ditinggalkan, setelah dilakukan renovasi, taman wisata Umbul resmi dibuka kembali pada tahun 2012 dengan wajah baru yang lebih menarik. Wajah baru yang siap mendulang kembali popularitas sebagai tempat wisata populer di Madiun, sebagaimana yang pernah terjadi pada tahun 1970-an hingga 1990-an.
Fasilitas taman rekreasi ini merupakan taman peninggalan Belanda. Beragam fasilitasnya, antara lain seperti kolam renang, sumber air belerang, pesanggrahan, kebun binatang mini, rumah makan, dan tempat bermain anak.

2. Monumen Kresek

Monumen Kresek merupakan bangunan peninggalan orde baru. Melalui monumen ini, orde baru ingin menggambarkan mengenai keganasan PKI pada tahun 1948.

Monumen Kresek

Terdapat nama-nama para prajurit TNI dan pamong desa, yang menurut orde baru, mereka tewas dalam melawan PKI di desa Kresek. Nama-nama mereka diukir pada batu prasasti. Di antara nama-nama tersebut, salah satunya ada Kolonel Muladi. Sebagai bentuk penghormatan kepadanya, oleh orde baru, nama beliau dijadikan sebagai nama salah satu jalan di kota Madiun. Selain itu, didirikan pula patungnya di alun-alun kota Madiun.

Monumen Kresek ini memiliki luas sekitar 2 hektar. Letaknya berada sekitar 8 kilometer ke arah timur kota Madiun. Di tempat ini terdapat fasilitas seperti pendopo untuk tempat istirahat, taman tanaman langka, lengkap dengan area parkir.

3. Waduk Bening Widas

Waduk Bening Widas terletak di perbatasan Kabupaten Madiun dan Kabupaten Nganjuk, tepatnya di dusun Petung, desa Pajaran, Kecamatan Sadaran, 40 km dari kota Madiun. 

Waduk bening widas

Selain berfungsi sebagai bendungan untuk keperluan Pembangkit Listrik Tenaga Air, tempat ini juga difungsikan sebagai obyek wisata. Di sini, pengunjung bisa menikmati waktu dengan memancing, canoing, dan berkemah.

Waduk ini merupakan bagian dari Daerah Aliran Sungai Brantas dan bagian dari pengelolaan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH). Dengan suasana alam yang masih alami dan areal yang luas, Waduk Bening sering diadakan kegiatan Pramuka karena memang di lokasi ini cukup representatif untuk melakukan kegiatan perkemahan.

4. Air Terjun Serondo

Air Terjun Serondo ini juga punya nama lain; Air Terjun Seweru atau Selampir, dan berlokasi di desa Kare yang merupakan satu wilayah perkebunan kopi di kabupaten Madiun. 

Air terjun serondo

Air terjun ini berasal dari sumber mata air bawah gunung yang muncul di atas pohon rindang. Kamu juga bisa mengunjungi wisata Argo dengan beberapa perkebunan seperti apel, kebun teh, dan jeruk yang letaknya dekat dari Air Terjun Serondo ini. Lokasinya yang berada di lereng gunung wilis dan berada di ketinggian sekitar 400 mdpl dengan luas sekitar 6 hektar, membuat Air Terjun Serondo begitu elok, dengan pemandangan hutan wisata di sekitarnya.

5. Air Terjun Krecekan Denu dan Wana Wisata Grape

Air terjun Krecekan Denu ini hanya berjarak sekitar 4 kilometer dari Wana Wisata Grape, atau tepatnya, berada di desa Kepel. 

Air terjun ini tergolong masih baru, karena warga menemukannya juga belum lama. Jadi harap maklum kalau kamu harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk bisa sampai ke sana. Dari Wana Wisata Grape, kamu bisa jalan naik terus dengan mengikuti jalan satu arah. Kemudian kamu akan menemukan sebuah Gapura yang bertuliskan Air Terjun Krecekan Denu. Tulisan itu berada di sebelah kanan jalan. Setelah memarkir kendaraan, kamu harus berjalan menyusuri jalan yang mengarah ke bawah. Butuh waktu sekitar 15 menit untuk sampai dan melihat Air terjun Krecekan Denu.


, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *